RSS Feed for This PostCurrent Article

SEL [ATM]

SEL dalam teknologi Asyncrhonous Tranfer Mode (ATM) adalah sebutan lain untuk packet data dalam system ATM (Asyncrhonous Tranfer Mode). Dalam jaringan ATM semua jenis informasi baik suara, video, maupun data disalurkan dalam bentuk potongan-potongan informasi yang disebut sel, dimana panjang tiap sel adalah sama, yaitu 53 byte yang terbagi menjadi 48 byte informasi dan 5 byte header.

selatm.jpg

  • Generic Flow Control (GFC) ialah bit-bit yang memungkinkan multiplexer untuk mengontol kecepatan aliran sel dalam jaringan, dimana jumlah bitnya ialah 4 bit.
  • Virtual Path Identifier (VPI) ialah 8 bit header yang menunjukkan tujuan dari sel.
  • Virtual Channel Identifier (VCI) ialah 16 bit header yang fungsinya juga untuk menentukan tujuan dari sel.
  • Payload Type (PT) ialah 3 bit header yang berfungsi untuk menentukan jenis dari informasi yang ada di dalam sel, apakah dia berupa data user, data signalling, atau informasi maintenance.
  • Cell Loss Priority (CLP) ialah 1 bit header yang berguna untuk menentukan prioritas relatif dari sel, yaitu menentukan sel mana yang dapat dikorbankan bila terjadi congesion (kemacetan) pada aliran sel.
  • Header Error Check (HEC) ialah 8 bit header yang digunakan untuk mendeteksi dan mengkoreksi kesalahan yang terjadi pada header.

Keuntungan digunakannya system sel dalam jaringan ATM adalah :

  • Memungkinkan tranfer berbagai jenis trafik dalam satu jaringan yang terintegrasi. Sel yang berisi informasi, baik dari aplikasi yang sama maupun berbeda, ditransfer pada jaringan yang sama.
  • Memungkinkan ditransferkannya sel dengan cepat dan memperkecil delay antrian dan juga mengurangi kebutuhan buffer.

Popularity: 9% [?]

Trackback URL

My Pulau dot com

Post a Comment

My Pulau dot com

|| HOME ||

Selamat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan !