RSS Feed for This PostCurrent Article

Telkomsel Luncurkan 3G di Pekanbaru

TELKOMSEL, September 2007 - Menandai setahun layanan 3G di Indonesia, Telkomsel meresmikan kehadiran layanan 3G di Pekanbaru sebagai kota ke-49 yang telah menikmati layanan 3G. Kehadiran era baru layanan 3G (kombinasi suara, teks, gambar dan video) tentunya menjadi nilai tambah bagi wilayah yang merupakan sentra bisnis propinsi Riau, sekaligus mensejajarkan dengan kota-kota lain di negara maju berbagai  belahan dunia.

Upaya Telkomsel dalam menghadirkan layanan 3G terbaik telah mendapat respon yang sangat baik dari masyarakat.  Hal ini terlihat jumlah pelanggan 3G Telkomsel yang terus meningkat secara signifikan mencapai 3,25 juta, hanya dalam setahun sejak Telkomsel mempelopori hadirnya layanan 3G di Indonesia. Figur tersebut memposisikan Indonesia masuk ranking 10 besar dunia dalam hal pertumbuhan jumlah pelanggan 3G bersama negara: Jepang, Korea, Taiwan, Cina, Hongkong, Inggris, Perancis, Jerman dan Australia.

Direktur Perencanaan dan Pengembangan Telkomsel Bambang Riadhy Oemar mengatakan, “Sebagai service leader yang dipercaya melayani 44 juta pelanggan atau lebih dari 50% pengguna selular di Indonesia, Telkomsel memandang bahwa pada dasarnya jaringan yang luas dan berkualitas dengan core network yang senantiasa dipersiapkan mendukung implementasi teknologi terkini termasuk 3G, merupakan hal utama dalam menghadirkan layanan terbaik bagi masyarakat”.

Oleh karenanya inovasi teknologi yang berkelanjutan pun terus diupayakan Telkomsel, di mana bulan September tahun 2006 Telkomsel mempelopori hadirnya layanan berbasis teknologi 3G. Dengan dukungan teknologi 3G tentunya makin meningkatkan kemampuan Telkomsel dalam menghadirkan ragam inovasi layanan, di mana sebelumnya telah diimplemantasikan layanan teknologi 2G berbasis GPRS (Global Packet Radio Service) dan EDGE (Enhanced Data rate GSM Evolution)

Menghadirkan layanan berbasis teknologi terkini 3G yang benar-benar nyata menjadi manfaat bagi masyarakat dan lingkungan bisnis, merupakan tanggung jawab Telkomsel sebagai service leader, sekaligus ungkapan kepedulian Telkomsel untuk selalu siap memandu industri ini menghadapi perkembangan evolusi teknologi ter-update.

“Sejalan dengan visi Kota Pekanbaru menuju tahun 2020 yakni Terwujudnya Kota Pekanbaru Sebagai Pusat Perdagangan Dan Jasa, Pendidikan serta Pusat Kebudayaan Melayu, Menuju Masyarakat Sejahtera yang Berlandaskan Iman dan Taqwa. Kami berharap kehadiran layanan 3G Telkomsel di Pekanbaru ini mampu menjadi katalisator dalam mempromosikan potensi daerah, sehingga daya tarik investasi, peluang usaha dan lapangan kerja baru dapat ditingkatkan dalam upaya meningkatkan percepatan pertumbuhan perekonomian dan kemasyarakatan,” ungkap Bambang.

Posisi strategis Pekanbaru menjadikan kota ini mempunyai peran penting bagi pertumbuhan perekonomian Riau bahkan nasional. Ini terkait dengan potensi Riau yang kaya akan sumber daya alam yakni pertambangan (minyak bumi, batu bara, gas alam), perkebunan, kehutanan, kelautan dan Daerah Aliran Sungai (DAS), di samping potensi sumberdaya olahan seperti infrastruktur, industri, pariwisata dan lain-lain. Bahkan dalam hal pertumbuhan ekonomi, Riau mencatatkan angka 2,94%, jauh diatas rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional per tahun yaitu minus 0,06% pada periode 1998-2002.

GM Sales and Customer Service Telkomsel Sumbagteng Gatut Hadiwidodo menegaskan, “Pekanbaru secara geografis terletak pada jalur yang strategis pada jalur perdagangan nasional dan internasional di kawasan ASEAN.  Adanya layanan 3G tentunya menjadikan wilayah ini sejajar dengan kota-kota maju di dunia sekaligus menghadirkan era baru komunikasi bisnis misalnya: transaksi bisnis dengan video call, pemantauan lokasi pertambangan dengan video survelliance, dan koordinasi menggunakan video conference.”

Selain Pekanbaru, dua kota lain di Riau yakni Siak dan Palawan, juga telah telah menikmati layanan 3G Telkomsel. Pekanbaru dilayani 19 Node-B (3G/HSDPA) yang mencover wilayah-wilayah seperti: Jl Kampar, Diponegoro, Kenanga, Setiabudi, Cemara, Kayu Putih, Tangkerang, Jendral Sudirman, Sukamulya, Surabaya, Yos Sudarso, Lili, dan sekitarnya.

Saat ini Telkomsel telah menggelar lebih dari 1.486 node B tersebar di 49 kota: Jakarta, Depok, Bogor, Tangerang, Bekasi, Bandung, Cirebon, Semarang, Jogja, Solo, Kudus, Tegal, Purwokerto, Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Mojokerto, Malang, Batu Malang, Lamongan, Pasuruan, Kediri, Bangkalan, Banda Aceh, Lhoksumawe, Langsa, Medan, Lubuk Pakam, Pematang Siantar, Sibolga, Kisaran, Tanjung Balai Asahan, Bukittinggi, Padang, Palalawan, Siak, Tanjung Pinang, Batam, Palembang, Lampung, Denpasar, Balikpapan, Samarinda, Banjarmasin, Pontianak, Makasar, Mataram, Gorontalo dan Pekanbaru.

“Kami sangat senang kehadiran layanan Telkomsel mendapat respon yang sangat baik di mana saat ini pelanggan Telkomsel di Riau sendiri tercatat sekitar 2 juta pelanggan. Respon serupa terjadi pada layanan 3G, per hari ini saja tercatat sekitar 85.000 pelanggan 3G yang meregistrasikan nomornya. Animo tersebut mencerminkan potensi yang sangat besar mengingat pertumbuhan pelanggan 3G pada umumnya merupakan pelanggan existing, ditambah lagi harga ponsel 3G yang semakin terjangkau” tambah Dodo (panggilan akrab Gatut Hadiwidodo – red).

Data UMTS forum menyebutkan saat ini 159 negara telah mengimplementasikan 3G, di mana jumlah pelanggan 3G di seluruh dunia akhir 2006 mencapai 100 juta atau tumbuh 100% dari tahun 2005. Dan tahun 2007 ini diperkirakan tumbuh 200%, begitu juga pelanggan 3G Telkomsel yang diperkirakan bisa mencapai 4 juta.

Seiring dengan percepatan penggelaran jaringan 3G secara nasional, Telkomsel juga telah membuka kerjasama akses internasional video call 3G via IDD call 007 dengan 15 negara yakni: Singapura, Malaysia, Filiphina, Taiwan, Australia, Hongkong, Jerman, Belgia, Perancis, Arab Saudi, Italia, Yunani, Belanda, Jepang, dan Swedia. Selain itu Telkomsel juga menghadirkan customer service berbasis video layaknya dilayani 24 jam di konter pelayanan pelanggan secara interaktif melalui layar ponsel, melalui dengan akses 136.

Popularity: 6% [?]

Trackback URL

  1. 6 Comment(s)

  2. By Bandung Advertising on Oct 1, 2007 | Reply

    Menawarkan Billboard 5 x 10 m Lokasi Pasar pagi Simpang Arengka, Pekanbaru RIAU.
    Dengan harga penawaran beserta lampu, pajak, Sewa Lokasi, Sewa Konstruksi, Dll selama 1 Tahun sebesar : Rp. 90.000.000,- ( Sembilan Puluh Juta Rupiah )
    Contact Persons : Deddy (0815-3740-2727)
    Saya rasa ini dapat lebih memaksimalkan promo peluncuran 3G Telkomsel di RIAU

  3. By riswan on Oct 1, 2007 | Reply

    Ma’af Mas/Pak, walaupun ada bbrp dari kita yang bekerja di Telkomsel, tapi secara pengelolaan, Mobileindonesia.net tidak ada hubungan apa2 dengan Telkomsel. Paling2 cuma numpang nge-net aja. Karena aktivitas MI.net ada non-provit dan bener2 cuma pengen berbagi aja, insyAllah sama Telkomsel diijinin. Makasi ya Telkomsel, udah diijinin numpang nge-net :)
    Tapi coba aja hub Telkomsel Riau, siapa tahu mereka tertarik. Semoga sukses…

  4. By hiens on Oct 24, 2007 | Reply

    mau curhat unek2 sedikit mengenai hsdpa di pekanbaru… kemarin niat registrasi tapi nyatanya ada gangguan teknis… :(

  5. By Nightelf on Oct 28, 2007 | Reply

    hmmmm mungkin memang lagi ada ugrade system. silakan bisa dicoba lagi mas.

  6. By bleem on Oct 27, 2008 | Reply

    aku di pekan baru seminggu sejak tgl 24, selama itu hanya dapat gprs aja itupun super lemot, terdeksi ada 3g signal tapi nyatanya nggak bisa di pakai.

    untung ada hotspot di hotel jadi masih bisa akses data dan email.

    kalo memang sedang ada kerusakan, kenapa sampai 2 minggu masi belum baik juga. apakah tidak ada yg komplain, atau nggak ada yang pakai 3G di PKU?

  7. By sekoski on Oct 30, 2009 | Reply

    tempat ku di pekanbaru sama sekali g’terjangkau signal 3g. di jln garuda sakti km 2

    susah banget buat akses internetnya, klo hanya ngandalin gprs n edge ja lemot banget.

    ?????

My Pulau dot com

Post a Comment

Download Aplikasi keren untuk HP-mu

|| HOME ||

Selamat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan !