RSS Feed for This PostCurrent Article

Telkomsel Bangun TTC Di Irian

TELKOMSEL, Desember 2007 - Sejak pertama kali melayani Papua tahun 1996, Telkomsel sangat serius menghadirkan High Performance Network. Tidak tanggung-tanggung, Telkomsel pun telah membangun 2 gedung pusat beroperasinya berbagai infrastruktur telekomunikasi selular bernama Telkomsel Telecommunication Center (TTC) di Timika dan Jayapura yang hari ini diresmikan.

TTC merupakan pusat beroperasinya berbagai sentral pelayanan jaringan, seperti: Mobile Switching Centre (MSC), Value Added Service (VAS), Base Station Center (BSC), Intelligent Network (IN), Information Technology (IT), dan Data Center Gedung. TTC Jayapura ini melengkapi 20 TTC yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, seperti: Manado, Makassar, Denpasar, Surabaya, Semarang, Solo, Bandung, Jakarta, Lampung, Medan, Batam, Banjarmasin, Balikpapan, Pontianak, Palembang, dan Timika.

Gedung TTC yang pembangunannya memakan waktu 1 tahun ini berlokasi di Jalan Baru Kotaraja kecamatan Jayapura Selatan, berada di atas lahan seluas 3.000 m2 dengan bangunan 3 lantai yang luasnya 1.269 m2. Di dalamnya terdapat MSC baru dengan kapasitas 200.000 sehingga secara keseluruhan MSC di Papua mampu melayani 1,05 juta pelanggan (MSC Jayapura 800.000 dan Timika 250.000). MSC merupakan perangkat yang berfungsi untuk menyukseskan hubungan komunikasi pelanggan baik ke sesama selular, fixed phone, fixed wireless acces (FWA), maupun telepon satelit.

Direktur Utama Telkomsel Kiskenda Suriahardja mengatakan, “Sebagai service leader yang kini dipercaya melayani lebih dari 46 juta pelanggan di seluruh Indonesia, Telkomsel terus berupaya menghadirkan layanan terbaik yang didukung oleh jaringan terluas dan berkualitas. Dalam hal ini, peresmian ini dimaksudkan sebagai upaya untuk menggelar High Performance Network secara menyeluruh melalui peningkatan kapasitas jaringan dan ketersediaan transmisi guna menghadirkan kenyamanan berkomunikasi selular.”

Dengan beroperasinya sentra infrastruktur telekomunikasi selular ini, maka masyarakat di seluruh wilayah Papua akan dilayani 2 TTC (Jayapura dan Timika). TTC Jayapura melayani wilayah Jayapura, Sentani, Sorong,  Wamena, Monokwari, Teluk Bintuni, Kaimana, Oksibil, Mulia, Sarmi, Keeram, Yahukimo, Biak, Serui, dan Merauke. Sedangkan wilayah lainnya, seperti Enarotali, Tembagapura, Puncak Jaya, Agats, dan Nabire dilayani TTC Timika.

Hal ini semakin mengukuhkan Telkomsel sebagai operator selular yang selalu konsisten mengimplementasikan Lisensi Nasional yang diamanatkan pemerintah dengan menggelar infrastruktur jaringannya hingga pelosok. Di saat operator lain belum menggelar layanannya di seluruh kota dan kabupaten bahkan masih ada yang hanya melayani di pusat-pusat kota, Telkomsel telah melayani hingga wilayah terpencil tanpa pilih-pilih daerah yang profit saja.

“Kepedulian membebaskan suatu daerah terpencil dari keterisoliran komunikasi merupakan salah satu yang melatarbelakangi jajaran Telkomsel untuk terus bekerja secara cepat. Suka dan duka tentunya mewarnai upaya kami dalam menggelar jaringan. Mensolusi sulitnya medan yang harus dilalui untuk membawa material dan perangkat serta keterbatasan pasokan listrik merupakan keseharian temen-temen di lapangan, di samping aspek ketersediaan link transmisi sebagai hal pokok,” papar Kiskenda.

Kiskenda menambahkan bahwa pembangunan sarana telekomunikasi selular di Papua ini melengkapi langkah dan komitmen Telkomsel yang sudah melayani sampai tingkat kecamatan di Pulau Jawa, Sumatera, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, dan beberapa propinsi lainnya.

Percepatan melayani hingga pelosok Indonesia terlihat dari tingginya peningkatan jumlah BTS yang telah mencapai  134 kali lipat. Di awal beroperasinya tahun 1995 hanya memiliki 149 BTS, kini telah menggelar 20.000 BTS yang meng-cover lebih dari 95% populasi Indonesia yang merupakan jumlah ke-4 terbesar di dunia, dengan alokasi investasi di tahun 2007 sebesar US$ 1,5 miliar (sekitar Rp 14 triliun). Wilayah Papua sendiri dilayani 265 BTS.

Kiskenda mengungkapkan, “Kami berharap kehadiran layanan Telkomsel dapat menjadi manfaat bagi masyarakat dan lingkungan, seperti: meningkatkan kelancaran komunikasi antar penduduk, daya tarik investasi daerah, peluang usaha, lapangan kerja baru, serta percepatan pertumbuhan ekonomi dan kemasyarakatan.”

“Perkembangan wilayah Indonesia Timur yang pesat harus didukung dengan solusi komunikasi terpadu baik dari sisi jaringan maupun pelayanannya. Oleh karenanya, seiring semakin luasnya penggelaran jaringan Telkomsel hingga ke pelosok, kehadiran titik-titik pelayanan pelanggan di berbagai lokasi yang mudah dijangkau dan dikunjungi tentunya merupakan hal yang sangat diharapkan pelanggan,” pungkas Kiskenda.

Untuk melayani 860.000 pelanggan di Papua, Telkomsel telah menghadirkan 5.790 titik pelayanan, yakni: 3 GraPARI (Jayapura, Sorong, Timika), 4 GeraiHALO, 17 KiosHALO, 1.966 Outlet Dealer dan 3.800 m-Kios. Jumlah ini merupakan bagian dari 300.000 titik pelayanan secara Nasional (68 GraPARI, 240 GeraiHALO, 2.300 KiosHALO, 4.000 Retail Nasional, 5.000 Outlet Dealer Telkomsel dan 295.000 M-Kios).

Popularity: 14% [?]

Trackback URL

  1. 4 Comment(s)

  2. By leona on Feb 9, 2008 | Reply

    saya mau gabung untuk mendaftar Mkios wil samarinda kmana daftarnya

  3. By FANDY on Mar 11, 2008 | Reply

    telkomsel sy mau minta chip mkios untuk penjualan di makassar dan wilayah sulewesi, yg murah sy butuh sekitar 20 chip mkios, bisa nego ok. thanks dari pemerhati telkomsel

  4. By Ishaq on Apr 29, 2008 | Reply

    Mau beli chip M-kios dgn hrg nego & cepat di Mks, tapi mau jualan di seluruh wilayah indonesia timur. Boleh tidak pakai chip Mks sj n apa syarat2nya… trims

  5. By Ade Alfian on Jan 16, 2009 | Reply

    Saya Subdealer Mkios Regional Kalimantan. Hub 0811523313. Ade Alfian

My Pulau dot com

Post a Comment

Download Aplikasi keren untuk HP-mu

|| HOME ||

Selamat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan !