Q1 2008, Pendapatan XL Naik 51%
By Riswan on May 2, 2008 in Featured, Berita
XL, April 2008 - Memasuki Kwartal I (1Q) 2008, XL mencatat pertumbuhan pendapatan usaha sebesar 51% di banding Kwartal I tahun 2007 dan sedikit meningkat dibandingkan kwartal yang lalu.
“Kami puas dengan kinerja yang kami capai selama kwartal pertama 2008 ini, di mana pertumbuhan yang berhasil XL peroleh melebihi pertumbuhan industri. Kesuksesan ini sebagai hasil dari sejumlah strategi yang kami terapkan sejak tahun 2007 lalu. Kami memberikan kesetaraan antara kualitas layanan, manfaat, serta tarif yang terjangkau kepada pelanggani sehingga dapat memperkuat brand awareness XL dan mendapatkan respon positif dari pelanggan kami,” papar Presiden Direktur XL, Hasnul Suhaimi.
Pendapatan usaha XL meningkat 51% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya dan 1% dibandingkan kwartal sebelumnya. Pencapaian ini terutama karena peningkatan yang signifikan pada total outgoing Minutes of Usage dan jumlah pelanggan. Per 31 Maret 2008, total pelanggan XL mencapai 18,4 juta, naik 82% dibanding periode yang sama tahun 2007.
Untuk terus mempertahankan tarif yang bersaing, selama kwartal I 2008, XL meluncurkan evolusi perubahan tarif percakapan dalam dua tahap. Pertama, pada bulan Januari 2008, XL menurunkan tarif percakapan on-net dan off-net menjadi Rp. 0,1/detik. Kemudian pada bulan Maret 2008, XL meluncurkan mekanisme tarif percakapan baru yang hanya menerapkan satu tarif saja setiap menelepon ke sesama nomor XL (on-net), tanpa memperhatikan durasi percakapan. Tarif ini jauh lebih murah dan terjangkau, yaitu Rp 300 sampai puas (tarif sekali menelepon sampai selesai) untuk wilayah Sumatera, Sulawesi, dan Indonesia Timur. Sedangkan untuk wilayah Jawa, termasuk Jakarta, dan Kalimantan berlaku tarif Rp 600 sampai puas.
Pencapaian lainnya di Kwartal I 2008 adalah EBITDA naik 47% dibandingkan Kwartal I 2007 menjadi Rp 1,1 triliun atau naik 4% dibanding kwartal sebelumnya. EBITDA margin untuk Kwartal I 2008 ini sebesar 42% sebagai hasil dari fokus XL pada produktivitas dan efisiensi. Pada Kwartal I 2008, XL juga mencatat pendapatan bersih (net income) sebesar Rp 368 miliar, naik 109% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, atau naik 287% dibandingkan pencapaian kwartal sebelumnya.
“Sepanjang Kwartal I 2008, kami telah membangun 1.133 BTS di seluruh wilayah nusantara, sehingga total BTS XL saat ini mencapai 12.290 unit. Hingga akhir 2007, XL telah menjangkau 90% dari populasi nasional. Selanjutnya, penambahan BTS selama Kwartal I 2008 kami fokuskan untuk meningkatkan kapasitas jaringan yang sudah ada, selain sekadar memperluas jangkauan, agar dapat mengimbangi kenaikan durasi pemakaian (Minutes of Usage) sebagai hasil dari strategi penerapan tarif yang agresif. Kami mengalokasikan dana belanja modal (Capex) untuk 2008 sampai dengan USD 1 miliar, dengan fokus peningkatan kapasitas,” lanjut Hasnul.
Sementara itu dengan hasil RUPS pada tanggal 4 April 2008, XL akan membagikan dividen tunai berdasarkan kinerja 2007 pada tanggal 16 Mei 2008. Total dividen yang akan dibagikan adalah Rp 142 miliar atau Rp 20 per saham, naik sebesar 115% dibandingkan dividen yang dibagikan tahun sebelumnya.
Selanjutnya, pada tanggal 28 April 2008, TM telah mengumumkan bahwa proses demerger TM Group dan proses akuisisi saham XL milik Khazanah Nasional Berhad oleh Indocel Holding Sdn Bhd telah selesai pada tanggal 25 April 2008. Dengan demikian, total kepemilikan saham XL oleh Indocel Holding Sdn Bhd menjadi 83,8%.
Popularity: 5% [?]


|| HOME ||